Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Ketentuan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta di Masa Libur Idul Adha 1442H 
Selasa, 20-07-2021 - 18:06:06 WIB
Foto : Kai
TERKAIT:
 
  • Ketentuan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Daop 1 Jakarta di Masa Libur Idul Adha 1442H 
  •  

    Majalahelsinta.com, Jakarta -  PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengatur perjalanan Kereta Api Jarak Jauh di masa libur keagamaan Idul Adha 1442 H dengan periode keberangkatan 20.sd 25 Juli 2021.


    Sesuai dengan peraturan Pemerintah yang tertuang pada SE Kemenhub No 54 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19, telah ditetapkan perjalanan Kereta Api Jarak Jauh hanya diperbolehkan bagi pelaku perjalanan yang bekerja di sektor esensial dan kritikal serta untuk kepentingan mendesak dengan usia di atas 18 tahun.

    Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan Industri orientasi ekspor.

    Sektor kritikal adalah kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman dan penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.

    Sedangkan yang dimaksud dengan Kepentingan Mendesak yaitu pasien dengan kondisi sakit keras, ibu hamil yang didampingi oleh 1 orang anggota keluarga, kepentingan persalinan yang didampingi maksimal 2 orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maksimal 5 orang.

    Berikut persyaratan calon penumpang KA Jarak Jauh dari Sektor Kritikal dan Esensial:
    1. Surat Tanda Registrasi Pekerja, atau
    2. Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat, atau
    3. Surat Tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

    Pelanggan dengan kepentingan mendesak dibuktikan dengan menunjukkan surat keterangan perjalanan antara lain:
    1. Surat Rujukan dari Rumah Sakit, atau
    2. Surat Pengantar dari perangkat daerah setempat, atau
    3. Surat Keterangan Kematian, atau
    4. Surat Keterangan Lainnya.

    Selain kelengkapan administrasi surat menyurat yang harus ditunjukkan kepada petugas pemeriksa KAI, setiap pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan juga menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

    Khusus pelanggan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa memiliki bukti telah melakukan vaksin pertama dalam bentuk Kartu Vaksinasi, e-sertifikat maupun bukti vaksin elektronik lainnya yang menyatakan telah disuntik vaksin minimal vaksin dosis pertama. Syarat Kartu Vaksinasi dikecualikan bagi pelanggan yang tidak/belum divaksin dengan alasan medis dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter spesialis dan pelanggan dengan Kepentingan Mendesak.

    *Selama Masa PPKM Darurat Daop 1 Jakarta Hanya Berangkatkan 4-6 KA Jarak Jauh Perharinya*

    Sejak penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali pada 3 Juli 2021 lalu, PT KAI Daop 1 Jakarta telah membatasi perjalanan KAJJ dengan melakukan pembatalan sementara beberapa KAJJ keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

    Setiap harinya, hanya sekitar 4 s.d 5 KAJJ yang berangkat dari Stasiun Gambir dan 5 s.d 6 KAJJ per-hari yang diberangkatkan dari Stasiun Pasarsenen. Jumlah KAJJ tersebut dikurangi dari jumlah keberangkatan KA reguler yang dioperasikan pada masa pandemi (sebelum PPKM Darurat).

    Adapun pada masa pandemi sebelum PPKM Darurat, biasanya jumlah KAJJ yang beroperasi berkisar 8 s.d 10 KA setiap harinya baik dari Stasiun Gambir maupun Pasarsenen. Sehingga, secara keseluruhan jumlah KA yang beroperasi dimasa pandemi hanya sekitar 40 persen dari program jumlah KA atau yang diberangkatkan pada masa sebelum pandemi.

    Kembali dihimbau kepada pengguna KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat saat melakukan perjalanan KA (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

    Sebagai komitmen dan langkah konkrit PT KAI mencegah penyebaran Covid-19, maka disediakan ruang isolasi baik di atas KA maupun di area stasiun jika didapati penumpang dengan gejala terinfeksi Covid-19. kesiapan penyediaan perangkat pembersih tangan seperti cairan antiseptik dan perangkat cuci tangan yang dilengkapi sabun dipastikan selalu tersedia dan berfungsi baik disetiap sudut stasiun dan di atas KA.

    Dari sisi prasarana stasiun dan sarana kereta. Seluruh area dan perangkat yang rentan disentuh banyak orang dibersihkan menggunakan cairan disinfektan secara rutin setiap 30 menit sekali,

    Informasi perjalanan KA dapat diketahui melalui saluran resmi milik PT KAI (Persero) diantaranya aplikasi KAI Access, website resmi kai.id, Contact Center 121 line (021)121, Layanan pelanggan cs@kai.id dan Sosial media @keretaapikita, @kai121

    Sri W




     
    Berita Lainnya :
  • Peringati Hari Lalulintas, Kapolda Riau Berikan Penghargaan Personel Berprestasi
  • Makassar Jadi Tuan Rumah Kajida
  • Polda Riau Gandeng Perguruan Tinggi Siapkan 9000 Vaksin dan 1500 Paket Bansos
  • Wantannas RI Laksanakan Pengkajian Daerah  ke Provinsi Aceh
  • Beredar Edaran Penerima Bantuan Pesantren, Kemenag: Hoaks
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Peringati Hari Lalulintas, Kapolda Riau Berikan Penghargaan Personel Berprestasi
    02 Makassar Jadi Tuan Rumah Kajida
    03 Polda Riau Gandeng Perguruan Tinggi Siapkan 9000 Vaksin dan 1500 Paket Bansos
    04 Wantannas RI Laksanakan Pengkajian Daerah  ke Provinsi Aceh
    05 Beredar Edaran Penerima Bantuan Pesantren, Kemenag: Hoaks
    06 Sesjen Wantannas RI Soroti Ancaman Perang Siber
    07 Wantannas RI Kembali Gaet Opini Wajar Tanpa Pengecualian
    08 Gandeng UNRI, Polda Riau Dorong Percepatan Herd Immunity Kampus
    09 Desa Binaan Diterpa Bencana Banjir, TLCI #2 Riau Droping Bansos dan Gerakkan Perekonomian Warga
    10 BPJS Ketenagakerjaan Didorong Tingkatkan Kepesertaan dan Pelayanan
    11 41 Personel Berprestasi Mendapatkan Penghargaan Kapolda Riau
    12 Polda Riau Gelar Vaksin Merdeka, Kapolda : Tren Positifity dari 31 Persen Menjadi 6 Persen
    13 Watannas Berharap Dewan Ketahanan Nasional  Segera direvitalisasi Jadi Dewan Keamanan Nasional
    14 Kapolri Minta Semua Lokasi Pusat Aktivitas Warga Dipasangi Aplikasi PeduliLindungi
    15 Polres Dumai Gelar FGD Cegah Radikalisme dan Terorisme
    16 Divhumas Polri Tinjau Langsung Sosialisasi “Terorisme Musuh Bersama” di Ponpes Al Islam Madani
    17 YPJI Ajak Zee Zahra Salurkan Bantuan Buat Jurnalis
    18 Tanda Tangani Kerjasama dengan SKK Migas, Kapolda Riau Komit Kelola Keamanan Secara Baik
    19 Pacu Percepatan Herd Immunity Lingkungan Kampus, Polda Gandeng UMRI Gelar Vaksinasi
    20 Resmikan Isoter Wisma Kemala, Kapolda Riau Serahkan Bantuan 30 Oksigen Konsentrator dari Kapolri
    21 Polda Riau Siap Perkuat Pengamanan Produksi PTPN V
    22 Huawei MateBook D14 dan D15  Betedar di Pasar Indonesia 
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat