Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Sesjen Wantannas RI Soroti Ancaman Perang Siber
Kamis, 16-09-2021 - 20:47:35 WIB
TERKAIT:
 
  • Sesjen Wantannas RI Soroti Ancaman Perang Siber
  •  

    Majalahelsinta.com, Jakarta - Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Sesjen Wantannas RI) menyoroti ancaman perang siber (Cyber Warfare) yang dinilainya dapat mengancam keamanan nasional. Menurut  Sesjen Wantannas RI, saat ini ancaman tersebut sudah bersifat multidemensi, baik terhadap sipil maupun militer.

    Hal ini di sampaikan  dalam kegiatan Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) Wantannas RI TA 2021 kepada Kedeputian Pengembangan (Debang) dalam mengidentifikasi sejumlah permasalahan pada pembahasan kajian analisis ancaman perang siber (Cyber Warfare) yang kemungkinan dapat terjadi di Indonesia.

    Permasalahan itu antara lain meliputi perkembangan lingkungan strategis yang didominasi pengaruh revolusi industri 4.0; belum siapnya sumber daya manusia dalam merefleksikan penguasaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta kekuatan cyberspace yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi, terutama terkait layanan dasar terhadap masyarakat.

    Dalam Rakertas Debang Wantannas RI (14/9/2021), diungkapkan bahwa negara kewajiban mewujudkan tujuan nasional  yaitu untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, sebagaimana amanat UUD 1945.

    Dalam pembahasan kajian tersebut, kehadiran komputer dan internet banyak membawa manfaat bagi manusia termasuk penggunaanya. Namun perkembangan dan penguasaan teknologi tidak hanya menimbulkan pergeseran konsep sosial dalam masyarakat, tapi juga menimbulkan pergeseran perang konvensional yang bersifat kinetik yang berada pada domain darat, laut dan udara.

    Dalam rapat kerja terbatas bertema “Analisis Ancaman Cyber Warfare Guna Melindungi Kepentingan Negara dalam Rangka Menjaga Keamanan Nasional”, tersebut disampaikan bahwa cyber warfare dapat diartikan sebagai perang di dalam cyberspace yang berbeda dengan perang konvensional atau perang fisik. Media utama yang digunakan adalah komputer dan internet.

    Sementara, objek yang diserang dalam cyber warfare adalah objek dalam cyberspace yang dikuasai oleh suatu negara dengan tujuan menyebabkan kerusakan atau disfungsi tertentu, dengan memiliki maksud politik tertentu atau keamanan nasional tanpa perlu melintas batas suatu negara.

    Selain itu, Sesjen Wantannas RI juga memberikan penekanan tentang pentingnya pengelolaan big data untuk mengantisipasi ancaman perang siber tersebut. Peretasan yang marak terjadi belakangan ini, baik akibat kelalaian maupun aktifitas social engineering, sudah semakin mengkhawatirkan, terutama bagi keamanan nasional, seperti yang terjadi beberapa kali di Indonesia, data pejabat penting sekalipun bisa bocor dan diakses oleh masyarakat luas.

    Sesjen Wantannas RI menilai hal tersebut terjadi karena masih belum adanya leading sector yang benar-benar mengelola data secara nasional. Demikian juga dengan platform big data nasional yang secara hukum belum ditentukan oleh pemerintah sehingga masalah data tidak tertangani secara optimal.

    Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia yang diamanatkan dalam Pasal 1 ayat (1) bahwa tata kelola data pemerintah harus menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antar instansi pusat dan daerah, melalui Pemenuhan Standar Data, Metadata, Interoperabilitas Data, dan menggunakan Kode Referensi dan Data Induk.

    Merujuk Perpres tersebut, harus ada salah satu unit kerja di lingkungan kementerian sebagai data integrator untuk dapat mengelola data dan sebagai leading sector penanggung jawab pengelolaan data, serta perlu adanya ketentuan lebih lanjut terkait penyimpanan data serta penanggung jawab terhadap migrasi data dan penanggung jawab terhadap keamanan big data.

    Menurut Sesjen Wantannas RI, hingga saat ini masih belum ada organisasi yang mengelola data nasional secara terpusat, juga belum ada ketentuan platform big data nasional, padahal data nasional sangat diperlukan dan sudah banyak terjadi kebocoran data.

    Sri/Ism




     
    Berita Lainnya :
  • Buruan Tonton Depok Rocktober
  • Resmikan Layanan Drive Thru di Polres Rohil, Kapolda Riau Ajak Rohil Berlari Kencang
  • Pastikan Keamanan Obyek Vital Nasional, Kapolda Riau Pimpin Gelar Apel Patroli Berskala Besar
  • Hair Avenue Refrensi Potong Rambut Pria
  • Polda Riau Amankan 87 Kg Sabu, Kapolda Ingatkan Masyarakat Tak Tergiur Bujuk Rayu Sindikat
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Buruan Tonton Depok Rocktober
    02 Resmikan Layanan Drive Thru di Polres Rohil, Kapolda Riau Ajak Rohil Berlari Kencang
    03 Pastikan Keamanan Obyek Vital Nasional, Kapolda Riau Pimpin Gelar Apel Patroli Berskala Besar
    04 Hair Avenue Refrensi Potong Rambut Pria
    05 Polda Riau Amankan 87 Kg Sabu, Kapolda Ingatkan Masyarakat Tak Tergiur Bujuk Rayu Sindikat
    06 Belajar dan Mengajar Kian Asyik dan Gampang dengan Outclass
    07 Aplikasi BSR Polda Riau Sukses Tekan Angka Positivity Rate Menjadi 1,4 Persen
    08 Resmikan Gedung Vaksin Centre Polres Meranti, Kapolda Targetkan Vaksinasi 1.000 Masyarakat Perhari
    09 Kapolda Riau Launching Aplikasi "Bersama Selamatkan Riau" Tangani Covid-19
    10 HUT ke-76 TNI, Kapolri: Sinergitas TNI-Polri Mutlak Sebagai Kekuatan Strategis Hadapi Tantangan
    11 Buka Pelatihan Personel Yang Akan Masuk Masa Pensiun, Siap Purna Anda Bahagia
    12 Jelang Masa Pensiun, Personel Brimob Menangis Dapat Rumah dari Kapolda Riau
    13 'Dalam Teduh', Single Terbaru Fatin
    14 Yuk Telusuri dan Ulik Keindahan Batik Betawi di Ancol
    15 Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional Gelar Pra Sidang
    16 Amankan PON XX Papua, Kapolri: Antisipasi Gangguan Kamtibmas Hingga Penguatan Prokes
    17 Ada Virtual Cycling The 1st Gear di  Oktober 2021
    18 Ayo Ikutan Awesome Review Contest Bareng Galaxy A32
    19 Bersama Selamatkan Riau, Aplikasi Membantu Selamatkan Warga
    20 Majelis Agama Terbitkan Deklarasi Agama untuk Indonesia Adil dan Damai
    21 Irjen Agung Setya: Selalu Waspada Potensi Ancaman
    22 Menag Minta Kader Ansor Tebar Manfaat Bagi Umat
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat