Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Sub Varian Baru Omicron BA.4 dan BA.5 Telah Masuk, Masyarakat Jangan Panik, Namun Waspada
Jumat, 17-06-2022 - 05:34:32 WIB
TERKAIT:
 
  • Sub Varian Baru Omicron BA.4 dan BA.5 Telah Masuk, Masyarakat Jangan Panik, Namun Waspada
  •  

    Majalahelsinta.com,Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengidentifikasi subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 yang telah masuk ke Indonesia. Per Rabu (15/6/22), kasus terkonfirmasi mencapai 1.242 kasus secara nasional.


    Mohammad Syahril selaku Juru Bicara Kementerian Kesehatan menghimbau
    masyarakat agar tidak panik menghadapi kondisi ini.


    Menurutnya, kenaikan kasus yang terjadi beberapa pekan terakhir dipengaruhi oleh munculnya varian baru Omicron BA.4 dan BA.5.


    "Naik turunnya kasus ini karena kita masih dalam fase pandemi covid-19,"
    terang Syahril dalam diskusi daring yang digelar Forum Merdeka Barat 9
    bertema "Awas, Omicron Kembali Mengintai Indonesia" pada Kamis, (16/6/22).


    Indonesia kembali mengalami tren kenaikan kasus Covid-19 setelah libur
    Lebaran. Bahkan, sejak 7 Juni 2022 lalu, kasus positif Covid-19 selalu di atas
    angka 500 secara harian. Namun Syahril optimis, pemerintah mampu mengendalikan kondisi agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan. Sehingga tidak terjadi seperti lonjakan kasus varian omicron dan delta beberapa bulan ke belakang.


    Lebih lanjut, Syahril menambahkan, positivity rate dari lonjakan kasus covid-19
    varian baru ini di Indonesia masih berada di bawah standar WHO. Dimana, standar WHO adalah 5 persen.


    "Standar WHO adalah di bawah 5 persen. Kita sampai dengan saat ini masih 2,15
    persen untuk positivity rate. Walaupun saat ini ada kenaikan kasus, angka
    hospitality nya masih rendah," terang Syahril.


    Sementara angka kematian juga masih rendah. Hal ini menunjukan bahwa
    kenaikan kasus yang mungkin banyak disebabkan oleh varian baru Omicron BA.4
    dan BA.5. tidak separah varian omicron, apalagi delta.


    "Pengendalian kita adalah bagaimana individu tidak terinfeksi dan kalaupun
    tertular, dapat melakukan isolasi mandiri. Sehingga mengurangi angka
    hospitalisasi, kecuali bagi yang komorbid untuk mengendalikan komorbidnya
    itu," tegasnya.


    Syahril juga menambahkan, saat ini Kementerian kesehatan (Kemenkes) sudah
    membuat surat edaran kepada seluruh dinas kesehatan, serta rumah sakit untuk
    mewaspadai adanya lonjakan kasus omicron. Hal ini untuk menyiapkan seluruh
    sumberdaya dalam memberikan layanan.


    "Nah, dari hulu ke hilir sebetulnya sistem kita sudah terbentuk. Jadi kita
    melakukan long tracing maupun tracing. Kemudian pihak rumah sakit dengan
    pengalaman 2 tahun ini, kita memiliki kesiapan yang lebih baik, mulai dari SDM,
    sarana prasarana, alat medis, APBD maupun sistemnya," ungkapnya.


    Perubahan Varian Naikkan Kasus Senada juga disampaikan Kasubbid Dukungan Kesehatan Satgas COVID-19 Nasional, Alexander Ginting. Menurutnya, lonjakan kasus covid-19 yang terjadi disebabkan oleh beberapa faktor.


    "Jadi memang benar bahwa setiap ada perubahaan varian, itu menyebabkan
    terjadi kenaikan kasus," ujar Alex dalam pemaparannya.

    Namun, dia meyakini, lonjakan kasus ini selain disebabkan oleh munculnya
    varian baru juga karena faktor lainnya seperti longgarnya penerapan protokol
    kesehatan di masyarakat.


    "Tapi kenaikan kasus ini juga dibarengi oleh faktor-faktor lain. Salah satunya
    faktor yang membuat kenaikan kasus itu adalah terjadinya pelonggaran protokol
    kesehatan di masyarakat, individu, keluarga ataupun komunitas," katanya.


    Faktor kedua, jelas Alex, seiring dengan semangat perbaikan dan pemulihan ekonomi yang menyebabkan terjadinya peningkatan mobilitas.


    Mobilitas ini, Alex mengakui, tertuang dalam surat edaran Satgas Covid-19
    tentang Protokol Kesehatan bagi Pelaku Perjalanan Dalam Negeri No.18 dan
    Surat Edaran No.19 tentang Protokol Kesehatan bagi Pelaku Perjalanan Luar
    Negeri.


    "Jadi ini juga mempengaruhi terjadinya mobilitas yang tinggi.Artinya banyak
    orang Indonesia ke luar dan banyak orang luar masuk Indonesia. Dan seiring
    vaksinasi yang memadai, sudah optimal, sehingga banyak persyaratanpersyaratan seperti PCR dan lain-lain dialihkan ke vaksinasi," terangnya.


    Alex menyampaikan, pandemi covid-19 belum berakhir dan corona virus ini akan
    terus bermutasi dan menular. Untuk itu, pemerintah akan melanjutkan
    penerapan strategi pengendalian covid-19 berlapis yang selama ini
    diimplementasikan.


    "Sekarang kita masuk dalam penerapan prokes di tingkat desa dan kelurahan
    yang disebut skala micro. Ini yang tidak boleh kemah. Sebab ini bagian dari
    sistem ketahanan negara," bebernya. (Siaran pers/Dpri)




     
    Berita Lainnya :
  • Sukses di Malaysia, Brunei, Singapura, Ezkayvie Nexus Bidik Pasar Indonesia
  • Tak Hanya Gelar Seni Dendang Mahameru Juga Berkegiatan Sosial
  • Wow Artis Multi Talenta DJ Aini Adilla Kini Nge DJ Tiktok di Rumah, Yu Lihat
  • Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa
  • MUI Jelaskan Ciri Hewan PMK yang Tidak Bisa Dikurbankan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Sukses di Malaysia, Brunei, Singapura, Ezkayvie Nexus Bidik Pasar Indonesia
    02 Tak Hanya Gelar Seni Dendang Mahameru Juga Berkegiatan Sosial
    03 Wow Artis Multi Talenta DJ Aini Adilla Kini Nge DJ Tiktok di Rumah, Yu Lihat
    04 Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa
    05 MUI Jelaskan Ciri Hewan PMK yang Tidak Bisa Dikurbankan
    06 Indonesia dan AS Mempererat Hubungan Bilateral yang Terjalin 73 tahun Lalu
    07 Ini Aturan Baru Cara Membeli Pertalite dan Solar
    08 Lembaga Masyarakat Adat Papua Dukung DOB Provinsi Papua
    09 Pengamat Politik Lokal: DOB Papua Demi Kepentingan Integrasi Nasional
    10 Jagokan Wisata Edukasi Subak Desa Kertalangu, Denpasar Raih Penghargaan Promosi Desa Wisata Nusanta
    11 Pastikan Stok Migor Curah Aman, Mendag Zulhas Sidak Stock Point
    12 Ketum PP IAI : Kongres dapat Memilih Ketum PP IAI Baru yang Amanah Memimpin Organisasi
    13 Blusukan ke Pasar Kosambi Bandung, Mendag Zulhas: Harga Sembako Stabil, Migor Curah Dikemas Sederhan
    14 Maudy Ayunda Punya Trik Hadapi Dunia Kerja
    15 Mendag Zulhas Blusukan Pastikan Stok dan Harga Minyak
    16 Gelar BBI Lagawi Fest, Kemenperin Dorong IKM Lampung Go-Digital
    17 Pemprov Lampung Alokasikan Rp1,2 Triliun Belanja Produk IKM
    18 Pelaku Usaha Akui Manfaat Gernas BBI Bagi IKM
    19 Pemerintah Dorong IKM Sebagai Basis Perekonomian Rakyat
    20 Delameta Dukung Hadirnya Low Emission Zone di Jakarta
    21 Pelatihan OJT Siswa Diktukpa TNI-AD Diharapkan Mengetahui Peran, Tugas dan Tanggung Jawab Pemimpin
    22 Ria Prawiro Akui Karakter Suara Mark Pattie Berbeda dari Penyanyi Lain
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat