Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Pengamat Politik Lokal: DOB Papua Demi Kepentingan Integrasi Nasional
Selasa, 28-06-2022 - 07:57:13 WIB
Frans Maniagasi, gagasan pemekaran Provinsi Papua melalui Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua sudah diperjuangkan sejak lama
TERKAIT:
 
  • Pengamat Politik Lokal: DOB Papua Demi Kepentingan Integrasi Nasional
  •  

    Majalahelsinta.com,Jakarta - Pengamat Politik Lokal Papua, Frans Maniagasi mengatakan gagasan pemekaran Provinsi Papua melalui Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua sudah diperjuangkan sejak lama. Menurutnya, secara historis dapat ditelusuri pada tahun1980an.
    Hal ini disampaikan Frans dalam diskusi online yang digelar Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) bertema "Pemekaran Daerah untuk Orang Asli Papua" pada Senin (27/6/22).
    "Ada tiga hal ya. Yang pertama itu bahwa DOB ini bukan hal baru. Secara historis itu sudah sejak tahun 80an," kata Frans mengawali pamaparannya.
    Pada saat itu, Frans menuturkan, dibentuk tigawakilgubernurberdasarkan wilayah yakni 1 di bagian selatan, satu di tengah dan satu lainnya untuk wilayah barat.
    "Kalau tidak salah pada waktu itu sejak era Pak Gubernur Izaaac Hindom sampai pada era Gubernur Freddy," katanya.
    Setelah undang-undang Otsus tahun 2001 diterbitkan, Frans menambahkan, maka Ibu Megawati Soekarnoputri selaku Presiden RI saat itu, mempercepat pembentukan Provinsi Irian Jaya Barat atau yang sekarang dikenal dengan Provinsi Papua Barat.
    Kepentingan Integrasi Nasional
    "Itu hal yang perlu kita ketahui dulu. Yang kedua bagi kita adalah apapun yang kita lakukan di Papua, kepentingan bangsa harus diutamakan demi kepentingan integrasi nasional," tegasnya.
    Menurutnya, ada dua dimensi dalam melihat DOB Papua. Pertama adalah dimensi filosofis. Iniadalah proses desentralisasi penyebab terjadinya demokratisasi pada tingkat bawah. Artinya, jelas Frans, pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk mengatur daerah sendiri dalam kerangka kebangsaan Indonesia.
    Dari aspek sosiologis, tambah Frans, bahwa setelah 20 tahun undang-undang Otsus Papua tahun 2001 diberlakukan, ternyatamasihterjadi kekurangan. Kendati ada juga kemajuan yang dirasakan oleh masyarakat Papua.
    Secara pribadi Frans mengakui, setelah adanya undang-undang Otsus 2001, ada kemajuan di Papua. Hal ini bisa dirasakan terlepas dari kekurangan dan kelebihannya.
    Selain itu, kata Frans, terjadi kemajuan luar biasa pada posisi strategis struktural mulai dari jabatan Gubernur hingga Kepala Distrik yang dijabat oleh orang Papua sendiri.
    "Misalnya sudah ada perhubungan yang bagus, dimana orang bisa mobilitas dari tempat yang terpencil, dari pegunungan, dari pesisir pantai ke kota-kota dan sebaliknya juga dari kota-kota ke kampung," terang Frans.
    Tidak Menyisihkan Masyarakat Papua
    Namun Frans mengingatkan, percepatan pembangunan yang menjanjikan kesejahteraan bagi masyarakat diharapkan tidak akan menyisihkan orang asli Papua. Sehingga percepatan pembangunan itu tidak menjadi kontraproduktif terhadap tujuannya.
    "Melalui percepatan pembangunan menuju kesejahteraan itu, jangan sampai menyisihkan penduduk setempat. Ini yang selalu menjadi keprihatinan teman-teman saya, terutama para intelektual di Papua," tegasnya.
    Ketiga, lanjut Frans, adalah soal Peraturan Pemerintah 106 tahun 2021 tentang Kelembagaan. Dalam PP 106/2021, lanjutnya, dibentuk satu badan yakni Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus yang berada langsung di bawah Wakil Presiden.
    "Kelembagaan ini adalah penyerahan, pemberian kewenangan totalitas dari Pemerintah Pusat kepada Provinsi dan Kabupaten Kota untuk mengurus wilayah mengurus daerah, mengurus masyarakat yang tertuang dalam 106. Ini harus diapresiasi," pungkasnya.
    Lebih jauh, Frans menyampaikan, seluruh elemen perlu menyadari bahwa DOB adalah sebuah kebijakan. Dalam hal ini untuk mendekatkan masyarakat pada kesejahteraan. Dalam mencapai tujuan ini, dibutuhkan kerja kolaborasi.
    "Jadi bukan kita membangun untuk Papua, tapi kita juga membangun dari Papua untuk Indonesia. Itu hal yang perlu kita ingat. Tidak ada sesuatu yang dicapai sendiri tapi harus kolaborasi bersama," tutupnya.




     
    Berita Lainnya :
  • Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
  • Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
  • Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
  • APLI Berperan Positif Masa Pandemi Covid-19, 85 Top Leader Raih Penghargaan APLI Awards 2022
  • BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Saat Liburan Tahun Baru 2023
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
    02 Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
    03 Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
    04 APLI Berperan Positif Masa Pandemi Covid-19, 85 Top Leader Raih Penghargaan APLI Awards 2022
    05 BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Saat Liburan Tahun Baru 2023
    06 Wouw Kisah Ulama Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Filmkan
    07 Dukung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Ketua MPR RI Ingatkan Beragam Tantangan TNI
    08 HIPMI Peduli Salurkan Bansos Tahap II Korban Kebakaran Mardika
    09 Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Pemulihan Tempat Tinggal bagi Korban Gempa Cianjur
    10 Pujian dan Kolaborasi Artis Top Korsel, Junny pada Lagu Persimpangan Alsa Aqilah
    11 Ini Ungkapan Kuasa Hukum Ina Rachman Terkait Perubahan Pemilik MD Glow dari Medina Zein ke Heni Purn
    12 Tumbuhkan Inspirasi dan Apresiasi pada Mitra, PT Duta Elok Persada Gelar DEP Nascon
    13 Cerita Penyanyi Weswey dari Tiktok, Cover Lagu Youtube hingga Rilis Lagu
    14 LPPMS Siapkan SDM Terampil Bagi Industri Spa Therapy
    15 Kisah Violenzia yang Berwarna dirangkum Mykonos dalam Parfum Violette
    16 Perjalanan Hidup Pemilik Brand Lokal Kecantikan R-Scinti Ternyata dari Keluarga Tak Mampu
    17 Cerita WOU Batik Luxury by Leny Rafael dan Anton Wibowo di ISEF 2022
    18 Wou Batik Luxury, Warna Warni Rancangan Busana Leny Rafael di ISEF 2022 dan IN2MOTIONFEST
    19 Seperti Apa Penampilan Brand Wou Batik Luxury Desainer Leny Rafael dan Anton Wibowo di ISEF 2022?
    20 Suharso Monoarfa Membangun Ekonomi Bali Baru Dengan Kerthi Bali
    21 Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Superkey Cianjur dan Kemenparekraf Adakan Pelatihan Barista
    22 Gaya Hidup Sehat Ala dr Phaidon L Toruan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat