Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Indonesia dan AS Mempererat Hubungan Bilateral yang Terjalin 73 tahun Lalu
Selasa, 28-06-2022 - 20:23:31 WIB
Pertemuan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan dengan Duta Besar Amerika Serikat (AS) Sung Kim di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (28/6/2022) membahas penguatan kerja sama perdagangan kedua negara untuk sistem ekonomi pascapandemi d
TERKAIT:
 
  • Indonesia dan AS Mempererat Hubungan Bilateral yang Terjalin 73 tahun Lalu
  •  

    Majalahelsinta.com,Jakarta– Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menerima kunjungan (courtesy call) Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Sung Kim, Selasa (28/6/2022) di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

    Pada pertemuan tersebut, Mendag Zulhas, biasa ia disapa menegaskan, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama perdagangan untuk memulihkan ekonomi pascapandemi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik.

    “Kami mengapresiasi dan menyambut baik upaya AS untuk menjalankan inisiatif Indo-Pacific Economic Framework for Prosperity (IPEF).
    Hal ini untuk memastikan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik yang saling menguntungkan, inklusif dan terbuka,” ujar Mendag Zulhas.

    Mendag Zulhas melanjutkan, setidaknya tiga elemen penting yang menjadi perhatian Indonesia terkait inisiatif tersebut, yaitu unsur fleksibilitas, arah dan prosedur yang jelas, serta keterbukaan dalam pembahasan Pilar IPEF.
    Selain itu, skema IPEF harus disinergikan dengan skema ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) yang lebih dulu ada.

    Mendag Zulhas juga menyampaikan, Indonesia dan AS dapat semakin mempererat hubungan bilateral yang sudah terjalin sejak 73 tahun yang lalu.
    Di antaranya dengan adanya inisiatif Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) yang sudah terbentuk sejak 1996.

    “Melalui forum TIFA, kedua negara dapat saling membahas mengenai isu-isu perdagangan dan investasi, serta berbagai potensi kerja sama.
    Diharapkan pertemuan TIFA Tingkat Menteri dapat terlaksana,” ungkap Mendag Zulhas.

    Terkait fasilitas Generalized System of Preference (GSP), Mendag Zulhas turut menyampaikan pentingnya otorisasi pemberlakuan kembali GSP bagi Indonesia. Produk Indonesia yang mayoritas merupakan produk usaha kecil dan menengah (UKM) akan melengkapi kebutuhan industri AS bukan sebagai pesaing.
    Selain itu, Indonesia siap menjadi pemasok alternatif industri AS dengan kualitas dan harga yang bersaing.

    “Oleh karena itu, keputusan dan dukungan Kongres AS untuk segera mengesahkan kembali pemberian fasilitas GSP untuk Indonesia sangat berperan besar dalam mendorong pembangunan ekonomi kedua negara,” ujar Mendag Zulhas.

    Terkait G20, Mendag Zulhas mengapresiasi dukungan AS terhadap Presidensi G20 tahun ini. Mendag Zulhas berharap dukungan AS akan membantu negara anggota G20 untuk menghasilkan capaiancapaian dan agenda prioritas G20 yang bermanfaat.

    Dalam memperkuat kerja sama perdagangan bilateral, Dubes Kim menyampaikan perlunya meningkatkan potensi komoditas pertanian antara Indonesia dengan AS yang sampai saat ini baru terealisasi sekitar 30 persen menjadi dua kali lipat di tahun mendatang.

    “Kami akan berupaya semaksimal mungkin mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan akses produk pertanian di Indonesia yang sudah terbuka dan siap untuk dioptimalkan,” ujar Dubes Kim.

    Pada periode Januari - April 2022, total perdagangan Indonesia dan AS tercatat sebesar USD 13,77 miliar, atau naik 26,65 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 10,87 miliar.

    Sementara pada 2021, total perdagangan kedua negara tercatat sebesar USD 37,02 miliar, naik siginifikan sebesar 36 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar USD 27,20 miliar.

    Pada 2021, ekspor Indonesia ke AS tercatat sebesar USD 25,77 miliar sedangkan impor dari AS ke Indonesia tercatat sebesar USD 11,25 miliar. Dengan demikian Indonesia mencatatkan surplus USD 14,52 miliar.

    Komoditas ekspor andalan Indonesia ke AS pada 2021 adalah minyak sawit, krustasea hidup, alas kaki dari bahan kulit, krustasea dan moluska, serta furnitur. Sementara impor utama Indonesia dari AS adalah minyak bumi, kedelai, vaksin, residu pembuatan pati, dan tepung. (dpri)










     
    Berita Lainnya :
  • Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
  • Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
  • Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
  • APLI Berperan Positif Masa Pandemi Covid-19, 85 Top Leader Raih Penghargaan APLI Awards 2022
  • BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Saat Liburan Tahun Baru 2023
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
    02 Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
    03 Tim Berbagi Peduli Adakan Raker 2023 dan Perkuat Program Ramadhan
    04 APLI Berperan Positif Masa Pandemi Covid-19, 85 Top Leader Raih Penghargaan APLI Awards 2022
    05 BNPB Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Saat Liburan Tahun Baru 2023
    06 Wouw Kisah Ulama Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Filmkan
    07 Dukung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Ketua MPR RI Ingatkan Beragam Tantangan TNI
    08 HIPMI Peduli Salurkan Bansos Tahap II Korban Kebakaran Mardika
    09 Sosialisasi Mitigasi Bencana dan Pemulihan Tempat Tinggal bagi Korban Gempa Cianjur
    10 Pujian dan Kolaborasi Artis Top Korsel, Junny pada Lagu Persimpangan Alsa Aqilah
    11 Ini Ungkapan Kuasa Hukum Ina Rachman Terkait Perubahan Pemilik MD Glow dari Medina Zein ke Heni Purn
    12 Tumbuhkan Inspirasi dan Apresiasi pada Mitra, PT Duta Elok Persada Gelar DEP Nascon
    13 Cerita Penyanyi Weswey dari Tiktok, Cover Lagu Youtube hingga Rilis Lagu
    14 LPPMS Siapkan SDM Terampil Bagi Industri Spa Therapy
    15 Kisah Violenzia yang Berwarna dirangkum Mykonos dalam Parfum Violette
    16 Perjalanan Hidup Pemilik Brand Lokal Kecantikan R-Scinti Ternyata dari Keluarga Tak Mampu
    17 Cerita WOU Batik Luxury by Leny Rafael dan Anton Wibowo di ISEF 2022
    18 Wou Batik Luxury, Warna Warni Rancangan Busana Leny Rafael di ISEF 2022 dan IN2MOTIONFEST
    19 Seperti Apa Penampilan Brand Wou Batik Luxury Desainer Leny Rafael dan Anton Wibowo di ISEF 2022?
    20 Suharso Monoarfa Membangun Ekonomi Bali Baru Dengan Kerthi Bali
    21 Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur Superkey Cianjur dan Kemenparekraf Adakan Pelatihan Barista
    22 Gaya Hidup Sehat Ala dr Phaidon L Toruan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat